Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

BUPATI PANGKEP WARNING DIKNAS DAN KEPSEK STOP PUNGLI DI SEKOLAH

 Syamsudin Hamid, SE Bupati Pangkep Saat Ngopi Bareng

Ramainya issu tentang adanya keluhan orang tua siswa perihal pungutan biaya penamatan sekolah di media sosial facebook oleh sekolah dan Dinas Pendidikan kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) rupanya menjadi perhatian serius bagi Bupati Pangkep H.Syamsuddin Hamid, SE. Ia kembali dengan tegas mengingatkan kepada pihak Dinas Pendidikan, para guru terutama para kepala sekolah untuk tidak sekali-kali menarik pungutan kepada anak didiknya.

 Hal ini diungkapkannya pada awak media saat ngopi di warkop kita sabtu pagi (12/5/2018), mengingat banyaknya keluhan akan hal itu menjelang banyaknya agenda penamatan di sekolah-sekolah.

” Pungutan seperti ini akan menjadi isu paling sensitif di kalangan masyarakat, pokoknya jangan bikin yang aneh-aneh. Walaupun ada dibilang persetujuan komite, karena tidak semuanya setuju. Jadi ini imbauan terakhir, jangan sekalipun menarik sumbangan,” tegasnya, 


Meski Syamsuddin sudah berulangkali mengingatkan soal pungutan liar terhadap anak didik di sekolah-sekolah, tapi hal ini masih saja kerap terdengar dipraktikkan.diteinganya.

 “Saya ingatkan hal ini agar tidak ada yang bersentuhan dengan hukum dan menanggung sendiri akibatnya. Kita ada tim Saber Pungli, dan ini patut jadi perhatian, jadi untuk acara seperti itu manfaatkanlah anggaran BOS yang ada, sesuai peruntukannya. Kalau ada pungutan di sekolah, saya minta agar dikembalikan kesiswa,”tegasnya.

Ditambahkannya, bagi ASN khususnya dilingkup dinas pendidikan untuk menghayati sumpah dan janji yang telah diucapkan. “Ini bukan hanya dilingkup dinas pendidikan, tapi menyeluruh dilingkup organisasi perangkat daerah,”katanya.(*)

Posting Komentar untuk "BUPATI PANGKEP WARNING DIKNAS DAN KEPSEK STOP PUNGLI DI SEKOLAH"