Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

PULUHAN SISWA PULAU DI PANGKEP TIDAK IKUT UNBK KARENA TELAH MENIKAH

 Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana Saat Memantau Pelaksanaan UNBK

Tercatat sekitar 20 siswa SMA kelas tiga di wilayah kepulauan kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) tidak ikut Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). yang digelar di wilayah daratan karena keterbatasan fasilitas dan sarana komputer

Seperti yang diutarakan La Enre kepala SMA 12  Kecamatan Liukang Tupabiring, kabupaten Pangkep bahwa dari 71 siswa hadir ada 10 siswa yang tidak hadir karena urusan keluarga.
Yang tidak hadir disebabkan sebagian sudah menikah dan sudah pindah ke daerah lain untuk bekerja
.
“sekitar 81 siswa ada 10 siswa tidak mengikuti UMBK, Rata rata sudah menikah ada yang sudah dua bulan ada yang tiga bulan,” ungkapnya.
 
Sama halnya dengan Kepala SMA 18  pulau Sailus Besar Kecamatan Liukang Tangaya, kabupaten Pangkep Syamsul Ardi mengatakan ada 10 orang siswanya dari 43 peserta UNBK tidak hadir mengikuti UNBK karena berbagai alasan baik karena sudah pindah ke daerah lain maupun tidak hadir karena sudah berkeluarga.

“Mereka ini ada yang sudah kerja di daerah lain dan ada yang sudah menikah, kita sudah berupaya agar mereka yang masih ada di pulau ini untuk ikut ujian tapi tidak mau,” ungkapnya, Selasa  (10/4/2018).


Pelaksanaan UNBK untuk wilayah kepulauan di laksanakan di sejumlah SMK di wilayah daratan

Posting Komentar untuk "PULUHAN SISWA PULAU DI PANGKEP TIDAK IKUT UNBK KARENA TELAH MENIKAH"